MDO, MGO, dan HFO sama-sama digunakan dalam operasi maritim, tetapi komposisi dan kebutuhan penanganannya berbeda. Pemilihan fuel tidak dapat hanya didasarkan pada harga.
Operator harus mempertimbangkan spesifikasi engine, fuel system, area pelayaran, ketentuan sulphur, ketersediaan produk, dan total biaya operasi.
1. Marine Gas Oil
MGO merupakan distillate marine fuel. Dibanding residual fuel, MGO umumnya memiliki viscosity lebih rendah dan tidak memerlukan heating seperti HFO.
Karena viscosity-nya rendah, perubahan dari residual fuel ke MGO perlu mengikuti prosedur engine maker agar temperature dan lubricity tetap berada dalam batas aman.
2. Marine Diesel Oil
MDO juga termasuk kelompok distillate marine fuel, tetapi dapat memiliki komponen atau karakter yang lebih berat daripada MGO tergantung grade dan spesifikasinya. Istilah komersial dapat digunakan berbeda di beberapa pasar, sehingga keputusan pembelian harus mengacu pada spesifikasi produk dan hasil pengujian, bukan nama saja.
3. Heavy Fuel Oil
HFO merupakan residual fuel dengan viscosity lebih tinggi dan biasanya memerlukan heating, settling, separation, serta conditioning sebelum digunakan. Fuel ini dapat digunakan pada mesin yang memang dirancang dengan treatment dan supply system yang sesuai.
Kualitas dan compatibility harus diperhatikan, terutama ketika berganti batch atau mencampur fuel.
4. Sulphur dan area pelayaran
Ketentuan IMO membatasi sulphur fuel oil hingga 0,50% m/m secara global dan 0,10% m/m di designated Emission Control Areas, kecuali kapal menggunakan metode kepatuhan ekuivalen yang disetujui. Karena itu, voyage plan dan fuel changeover plan perlu diselaraskan dengan area operasi.
5. Pertimbangan biaya
Harga per ton hanyalah satu komponen. Perhitungkan juga heating, treatment, sludge disposal, maintenance, consumption, port availability, risiko off-spec, dan potensi downtime.
Fuel yang lebih murah dapat menghasilkan biaya total lebih tinggi jika tidak sesuai dengan mesin atau rencana pelayaran.
Pilih Fuel Berdasarkan Spesifikasi dan Rencana Operasi
Untuk kapal yang beroperasi di sekitar Batam, Singapura, atau rute menuju Malaysia, Bunker Fuel Supplier Batam dapat dipertimbangkan berdasarkan produk yang tersedia, lokasi pengisian di Batam, quantity, dan jadwal operasi.
References
1. Wärtsilä Encyclopedia – Marine fuel oils
2. International Maritime Organization – IMO 2020 cutting sulphur oxide emissions



